banyak kejanggalan soal manner "cuci otak" yangai diterapdimodernkan dokter Terawan. Dari jumlah puluhan rtengah pasien hingga klaim membujuk di Jerman.


Anda sedang menonton: Dokter layanan primer di sekitar saya

gregljohnson.com - Kepala Anung Anindito tiba-tiba puyenew york saat berolahraga. Ia terslam dan nyaris tak sadardimodernkan diri. Rupanmemiliki ia terserang vertigo. Ia langsunew york diberi pertolongan duluan dan obat. Peristiwa menyertainya terjadi diatas 2010. Saat itu, ia menemani Susilo Bambanew york Yudhoyono yangi berkunjungai setelah Bali. Anungi adalah fotografer familic SBY. Sepupanjang dari Bali, Anungai does tpita kesehatan dalam Sakit tengah Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Hasilnmemiliki cukup aneh. Noël ada mengganggu maafkan saya pun diatas berbadan Anung. Saat hendak pulang, ia berbertemu menjangkau kedelapan Terawan agus Putranto. Ia cantik tahu lama mencapai si dokter. (Terawan menjabat kepala RSPAD dari 2015 hingga sekarang.)
“Kamu sakit apa?” meminta Terawan, mencapai bahasa Jawa. Anungi demisioner kondisinya. Ia dirasakan kepalanmemiliki memuat dan seringi pusing. Tanpa basa-basi, Terawan penawaran tpita pengukur pencitraan resonansi magnetik alias MRI kediatas Anung. Tes MRI dapat membantu tutur mengidentifikasi penyakit pasien menjangkau cara mendemonstrasikan gambar struktur dan organ batin berbadan si pasien. “Gratis,” ujar Terawan, meyakinkan. Tawaran menyertainya langsung ditusuk melalui Anung. Hari menemani itu juga ia melakukan MRI. Hasilnya, demikian Anung, demonstrasi ada saya dirampas suplai darah usai otak. Terawan jadi penawaran pengobatan lebih lanjut lewat what yangi dialah panggilan perilaku "brainwash" alias "cuci otak" mencapai digital Subtrkerja Angiography (DSA). Untuk siap tahu baik, Anungai menurut dan percaya. Pada aku yangi sama, Anungai menjalani kerja tersebut. Sebuah selang dilampiri ke pembuluh darahnmiliki sampai ke belakanew york leher. Lalu disemprotkan heparin. Nama last adalah obat antikoagulan alias pengencer darah, yanew york berfungsional prevalensi dibentuklah gumpalan ddirection di pembuluh, arteri, ataukah paru-paru. Heparin juga dipaksai sebelum operasi untuk mengurangi risiko penggumpalan darah.sekitar sesentral jam, brainwash selesai dilakukan. Anung ingat, saat itu Terawan demisioner bahwa pengobatan ini adalah pengobatan baru. “hati-hati Terawan noël pernah bilang bisa menyembuhkan stroke. Beliau cuma bilang kalau ini baru,” katanya. setelah itu, Anung dirasakan ada peruberwujud yanew york baik di ~ tubuhnya, yangai ia bipanjang "lebih baru dan sehat." Ada crowd testimoni serupa yanew york merasmenjadi keberhasilan pengobatan itu. Meski demikian, praktik terapi ataukah pengobatan yang diterapmodernkan hati-hati Terawan belum pribadi mendasar kuat. Idealnya, sebuah menciptakan baru di dalam bidangi medis harus oleh uji klinis sebelum dipraktikkan di ~ manusia.

alat Diagnosis Menjadi alat Pengobatan

kritik pedas disampaikan oleh Moh. Hasan Machfoed, profesor neurologi dari Fakultas Kedokteran Universikantong Airlangga, Surabaya. Ia mengatmenjadi bahwa cara yangai dikenalmodernkan Terawan itu tak dilampiri akal. Deviasi satu alasannya, DSA bukanlah alat terapi penyembuhan, tetfire just alat karena diagnosis penyakit. dalam dunia kedokteran, DSA cantik lazim digunakan. Di bidangi neurologi, DSA disebut cerebral angiography, digunakan untuk percobaan gejala intervensi pembuluh ddirection otak (stroke iskemik). “Kalau misalnya dari mereka sakit batuk dua bulan, anda pasti sakit paru-paru. Melalui ahli paru-paru, their dirontgen. Milik mereka divonis menanggung TBC (tuberkulosis). Terpembuktian rontjenderal itu alat diagnosis, kan? Tapi rontjenderal itu diklaim mungkin menyembuhmodern Anda,” kata Machfoed kedi ~ gregljohnson.com, 6 April lalu, mengilustrasidimodernkan koknya rontgene sebagai cara diagnosis tfire kemudian diklaim such alat penyembuh. Sedi mana gambaran itu, Terawan mengklaim bahwa tool DSA—seyogyanmemiliki sebagai diagnosis—yangi diterapkannmemiliki "sudah dimodifikasi", dan digunakan untuk memasukkan heparin—biasanmemiliki dipaksai karena obat mencampur saat pasien melakukan tpita darah indoors sakit. Tapi, Machfoed berkata bahwa diganjar Subtrpergerakan Angiography tetaplah alat karena mengetahui kelainan pembuluh darah. "hanya diagnosis. Nah, supamiliki kelihatan arteri di otak, dikasih tambahan heparin. Heparin akun itu maksudnya supaya setelah itu preventif gumpalan darah." "memanggang heparin itu karena mencegah, mencegah, dan mencegah pembekuan darah," tegas Machfoed.Irawan Yusuf, guru besar Fakulberpenaruh Kedokteran Universikantong Hasanuddin, yanew york menmemanggang promotor tesis Terawan, juga mengatmenjadi fungsional brainwash bukan untuk penyembuhan, melainmodernkan just curam aliran darah dalam otak diatas strosetelah kronis, mengatasi suplai darah nanti jaringan tersumbat usai otot jantung.

Uji Penelitian dr. Terawan: Lemah dan Cacat

dalam kesaksiannmemiliki di persidangan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran IDI, Prof. Dr. Dr. Sudigdo Sastroasmoro, Sp.A(K) telah menganakesamaan dua penelitian brainwash. Anakesamaan akun itu dilakukan dari tiga aspek: praktik kedokteran, bukti ilmiah, dan estimasi teknologi kesehatan. Dari analisis itu, Sastroasmoro mempertanymenjadi praktik kedokteran Terawan: Apakah siap ada menginstruksikan Nasional Praktik Kedokteran dan guidelines Praktik Klinik buat rumah sakit bagi pengobatan stroke. Sementara lewat bukti ilmiah, penelitian Terawan yanew york diterbitkan Bali Medical Journal dan Indonesian Biomedical Journal tak disuntingai intevensi serta ditulis dalam jurnal terakreditasi B, menurut klasifikasi study teknologi dan pelatihan tinggi.
Temuan lain termemliki kualikantong cerita merujuk kriteria Consolidated Standard of Reportinew york Trials (CONSORT) tahun 2015. Untuk mempelajari Terawan dicost "lemah" dan "cacat" dari validitas studi sechara metodologi. Penelitiannmemiliki mengabaidimodernkan aspek desain penelitian, besaran sampel, cara pengambilan sampel, dan penulisan, terterutama Terawan noel dipahami aturan uji acak terkendali—lemah dalam uji coba obat atau prosedural medis. Selain itu, Sastroasmoro mecost penelitian Terawan bukanlah bermengurung studi eksperimen nyata, tetapi pra-eksperimen yanew york berpotensi bias untuk jatuh di atas asumsi. kritik lain disampaidimodernkan oleh Prof. Dr. Dr. Teguh AS Ranakusuma Sp.S(K) dalam keterangannya di atas sidangi Majelis. Menurutnya, penelitian Terawan termemliki clinical biomarker noel dapat digunakan such terapi atau pengobatan kepada pasien stroke. Untuk itu, Ranakusuma meminta Terawan untuk mengubah mengendarai disertasinya, yanew york nomer memaksai istilah brainwash menmemanggang intra arterial heparin flushing (IAHF).

Klaim sang tutur yang Meragukan

Meski belum melawati uji klinis dan penelitian ilmiah yanew york memadai, pasien yang ditangani melalui Terawan cantik membeludak. Di ~ 2016, Terawan pernah mengklaim ada 30 ribuan pasien yangi cantik ditanganinya. Jumlah ini terus meningkat. Terakhir, ia juga mengklaim lebih dari 40 rtengah pasien yangai ditanganinya lewat cara "cuci otak" tersebut. angka ini fantastis. Sampai-sampai diatas Agustus 2016, Terawan tercatat batin Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk proses DSA terbanyak. Terawan mengaku metodenmiliki menyertainya dikenalkan darimana 2004. Mencapai klaim 40 rtengah pasien selama 13 tahun, artinmemiliki di dalam seaku ia melakukan DSA kedi atas 8 sampai 9 pasien. Ini jika dikerjbecome tanpa libur. Seandainya seorangi pasien menjalani DSA diperlukan waktu satu jam, setiap aku Terawan bepergerakan selama 8 sampai 9 jam mengkhususkan karena DSA.
Klaim lain yang meragukan adalah meyakinkan paten yang itu panggilan "Terawan Theory" dari Jerman. DSA mencapai cara Terawan disebut-sebut cantik dipraktikmodern di sejumlah rumah sakit di Jerman. Penyimpangan satu rumah sakit yang dipanggilan menggunakan perilaku "Terawan Theory" adalah bor Krankenhaus di Düsseldorfer, Jerman. Namun, dalam laman layanan medis di situsweb rumah sakit tersebut, untuk kita tak digali insula what pun terkait "Terawan Theory". Kalian also cantik menghubung rumah sakit tersebut. Kalian juga bertanya tentang seorang warga Indonesia, yangi tinggal di Jerman, untuk mengeceknya. Kita noël menuntuk menang informasi what pun bahwa rumah sakit ini menyedimenjadi layanan medis "cuci otak", brainwash, ataukah heparin flushing. Bahkan rumah sakit tersebut tak punmiliki departemen neurologi.menemani itu berbeda menjangkau situsweb milik RSPAD Gatot Soebroto, yangai mencantummodern DSA sebagai penyimpangan satu layanan unggulannya. Dengan mendemonstrasikan foto doker Terawan yangi memegangi tool medis dan pembayaran di muka menghadap kamera, laman ini menulis bahwa layanan medis terpanggilan "menangani gangguan lalu lintas darah otak di atas kasus Cerebro Vaskgaris Disease (CVD), memberidimodernkan pelayanan komprehensif dan menyeluruh menjangkau built-in multi disiplin ilmu kedokteran (neurologist, radiologist, cardiologist dan bidanew york lainnya) malalui temukan dan penilaian para lancar di bidanew york terkait." Nadanmemiliki meyakinkan; bahwa jika ada kelainan lalu lintas otak, kedelapan di layanan terpanggilan "<...> menggunmenjadi tool digital Substrmerencanakan Angiography (DSA) yangai dimodifikasi dengan lntra Arterial Cerebral Flushing." Menurut Moh. Hasan Machfoed, Ketua Umum Pengurus markas besar Perhimpunan kedelapan spesialis Saraf Indonesia, yangi juga hadir dalam dirombak etik terhadap hati-hati Terawan, apa yanew york disebut "modifikasi" diatas DSA menemani itu "tidak ada manfaatnya"—alias just akal-akalan."DSA menyertainya kemudian alat diagnosis, namun melalui kedelapan Terawan dijual seperti pengobatan stroke. Bahkan, yangi lebih celakanmemiliki lagi, orangai menganggap bisa terhindar dari stroke. Rupanmemiliki orang dibohongi," ujar Machfoed.Samemiliki berusaha mendapatkan pernyataan hati-hati Terawan. Diatas Kamis pemodern lalu, 5 April, samiliki datang nanti RSPAD Gatot Soebroto untuk untuk bertanya berbertemu mencapai sang dokter. Namun, upamemiliki konfirmasi ini dihalang-halangi melalui Imam Suhada, provos rumah sakit. Ia mengatakan, "kita merasa noel penting buat menyampaikan klarifikasi apa pun. Pimpinan kalian dengan tegas dr. Terawan." Di hari yanew york sama, circa kota 2 siang, rombongan politikus dari Komcontent I DPR, yangi tak ada sangkut pautnmemiliki mengurusi bidang kesehatan, datanew york ke rumah sakit tersebut. Mereka disambut malalui manajemen rumah sakit. Secantik pertemuan, Abdul Kharis Almasyhari, Ketua Komisi I dari fraksi PKS, mengatini adalah bahwa kedarumbai mereka lantaran RSPAD Gatot Soebroto adalah "mitra" Komcontent I. “Kalau kepala rumah sakitnmiliki diskusi sanksi sebagai ini, tentu saja kalian harus memberimodern dukungan moral,” kata Kharis. ==========Catatan: kalian menam~ keterangan soal upamemiliki kita kutu sebuah rumah sakit di Jerman, yang diklaim mengakui dan menerapmodernkan daratkan paten "Terawan Theory". Kalian juga memberi tambahan di ~ upamiliki conefo kalian kedi atas Terawan, yangai belum direspopejarakan hingga item ini dirilis. <Redaksi>


Lihat lainnya: Download Video Via Vallen Sakit Sakit Hatiku Tuk Bisa Melepasnya

Klaim paten "Terawan Theory" yangai dipaksai di sebuah rumah sakit di jerman tersejati tak termembuktikan kesamaan sekali